Lagi enak gowes, suasana adem, flow lagi dapet… terus pas ngerem tiba-tiba
Rem sepeda bunyi itu bukan cuma ganggu—tapi juga tanda ada yang nggak beres. Bisa dari hal sepele kayak debu, sampai masalah teknis yang kalau dibiarkan bisa bahaya.
Kabar baiknya, sebagian besar kasus rem bunyi itu bisa kamu atasi sendiri tanpa harus langsung ke bengkel.
Di artikel ini, kita bakal bahas lengkap dan detail cara mengatasi rem sepeda bunyi—dari penyebab sampai solusi praktis yang bisa langsung kamu coba.
Santai aja, kita bahas step by step.
Kenapa Rem Sepeda Bisa Bunyi?
Sebelum masuk ke solusi, penting banget ngerti penyebabnya dulu.
Karena beda penyebab = beda cara ngatasin.
Beberapa penyebab paling umum:
- Kampas rem kotor (debu, oli, lumpur)
- Posisi kampas nggak pas
- Komponen longgar
- Kampas rem mengkilap (glazing)
- Kampas sudah aus
Kadang juga bisa karena:
- Cuaca (basah/hujan)
- Gesekan yang nggak rata
- Material kampas tertentu
Intinya: bunyi itu sinyal. Jangan diabaikan.
Kenali Dulu Jenis Rem Sepeda Kamu

Biar nggak salah langkah, kamu perlu tahu jenis rem yang kamu pakai:
1. Rim Brake
- Rem yang menjepit velg
- Umum di sepeda city bike & road bike
2. Disc Brake
- Rem cakram (rotor)
- Lebih modern dan pakem
Kenapa ini penting?
Karena cara penanganannya mirip, tapi ada detail yang beda.
bersihkan kampas rem dan velg
Ini solusi paling basic—tapi juga paling sering berhasil.
Kenapa?
Karena penyebab utama bunyi itu biasanya:
kotoran
Debu, minyak, atau lumpur yang nempel di kampas atau velg/rotor bisa bikin gesekan nggak normal.
Cara membersihkan:
- Lepas roda (kalau perlu)
- Lap kampas rem dengan kain bersih
- Bersihkan velg (rim brake) atau rotor (disc brake)
- Gunakan alkohol atau cairan pembersih khusus (kalau ada)
Tips:
- Jangan pakai oli atau pelumas di area rem
- Pastikan benar-benar kering sebelum dipakai
Ini langkah pertama yang wajib dicoba sebelum yang lain.
cek posisi kampas rem

Kalau kampas nggak sejajar, suara bisa muncul.
Masalah yang sering terjadi:
- Kampas miring
- Hanya menyentuh sebagian permukaan
- Terlalu dekat dengan velg/rotor
Cara cek:
- Lihat dari samping → apakah kampas sejajar?
- Putar roda → apakah ada gesekan terus-menerus?
Cara memperbaiki:
- Longgarkan baut kampas
- Atur posisi agar rata dan sejajar
- Kencangkan kembali
Untuk rim brake:
Pastikan kampas menyentuh velg, bukan ban
Untuk disc brake:
Pastikan posisi kaliper center dengan rotor
Ini butuh sedikit feeling, tapi lama-lama kamu bakal terbiasa.
kencangkan baut dan kompenen rem
Kadang bunyi bukan dari gesekan—tapi dari getaran.
Dan getaran ini sering terjadi karena:
baut longgar
Komponen yang perlu dicek:
- Kaliper rem
- Dudukan rem
- Tuas rem
- Baut roda
Cara mengatasinya:
- Gunakan kunci yang sesuai
- Kencangkan semua baut dengan pas
- Jangan terlalu kencang (biar nggak rusak)
Tips:
Kalau ada bunyi “getar” atau “ngik-ngik”, biasanya ini penyebabnya
Langkah ini simpel, tapi sering dilupakan.
amplas ringan kampas rem
Kalau kampas rem sudah mengkilap (glazing), gesekan jadi nggak optimal.
Akibatnya:
- Bunyi muncul
- Daya cengkram berkurang
Cara mengatasinya:
- Lepas kampas rem
- Gunakan amplas halus
- Gosok tipis permukaan kampas
- Bersihkan debu hasil amplas
Tujuannya:
Mengembalikan tekstur kasar agar grip lebih baik
Tips:
- Jangan terlalu dalam mengamplas
- Lakukan secukupnya saja
Ini solusi efektif kalau kampas masih layak pakai.
ganti kampas rem jika sudah aus
Kalau semua cara sudah dicoba tapi bunyi masih ada, kemungkinan besar:
kampas rem sudah habis
Tanda-tandanya:
- Tipis banget
- Permukaan tidak rata
- Rem kurang pakem
Solusinya jelas:
Ganti dengan yang baru
Kenapa ini penting?
Karena ini bukan cuma soal bunyi—tapi juga soal keselamatan.
Jangan tunggu sampai benar-benar habis.
Tips Tambahan Biar Rem Nggak Bunyi Lagi
Biar masalah ini nggak balik lagi, coba terapkan ini:
1. Hindari Kontaminasi Minyak
Jangan sampai:
- Oli rantai kena rem
- Atau tangan berminyak menyentuh kampas
2. Rutin Bersihkan Sepeda
Minimal:
- Setelah hujan
- Setelah lewat jalan kotor
3. Gunakan Kampas Berkualitas
Kampas murah kadang:
- Cepat aus
- Lebih mudah bunyi
4. Lakukan Maintenance Berkala
Cek:
- Posisi kampas
- Baut
- Kondisi rem
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Biar kamu nggak salah langkah:
- Mengoleskan oli ke rem
- Mengabaikan bunyi
- Memaksa pakai kampas aus
- Tidak cek posisi kampas
Ini kesalahan klasik yang sering terjadi.
Kapan Harus ke Bengkel?
Kalau kamu sudah coba semua tapi:
- Bunyi tidak hilang
- Rem tidak pakem
- Atau terasa aneh
Lebih baik ke mekanik
Karena bisa jadi ada masalah lebih dalam:
- Rotor bengkok
- Kaliper rusak
- Sistem hidrolik bermasalah
Penutup: Rem Bunyi Itu Warning, Bukan Hiasan
Banyak orang menganggap rem bunyi itu hal biasa.
Padahal:
Itu tanda ada masalah
Dengan sedikit effort, kamu bisa:
- Menghilangkan bunyi
- Meningkatkan performa rem
- Dan yang paling penting: menjaga keselamatan
Skill ini kelihatannya kecil, tapi impact-nya besar.
Jadi mulai sekarang:
jangan cuek kalau rem bunyi
Langsung cek, perbaiki, dan pastikan sepeda kamu selalu dalam kondisi terbaik.
Mau sewa sepeda ? di pondok sepeda aja .
Recent Comments